Tulisan
 
  Aktual dan Umum (10)
  Animasi Flash (1)
  Artikel (19)
  Browsing (5)
  Cerita dan Kisah (5)
  Cerita Lucu (3)
  Curhat (9)
  Data dan Internet Tutorial (2)
  HTML Tutorial (3)
  Islam dan Seputarnya (8)
  Java Programming (1)
  Java Script dan CSS (1)
  Linux dan Seputarnya (5)
  Networking dan Hardware (6)
  PHP Programming (14)
  Sudut Pandang (20)
  Teknologi Informasi (23)
  Tentang Database (2)
  Web Desain and Development (5)
  Windows dan Seputarnya (6)
 
Ngobrol Bareng Adi Sumaryadi langsung aja klik salah satu Messanger kesukaan anda:
Yahoo Facebook
Facebook Adi Sumaryadi

depanlastcomment
asyima puteri asyima puteri dalam Cintaku Kandas Juga Ditengah Jalan
Del Prio Del Prio dalam Tips Optimasi dan Mengontrol MySQL
ligan ligan dalam Pilihan Hosting Control Panel Gratis dan Opensource
sri sri dalam Mengedit Film Menggunakan Movie Maker
zacky zacky dalam Orang Jawa Cenderung Lebih Pede Ketimbang Orang Sunda
Judul
zacky
Wisatawan Keluhkan Tempat Parkir di Pangandaran

Wisatawan banyak mengeluhkan buruknya pengelolaan objek wisata Pantai Pangandaran. Sulitnya mencari tempat parkir, hilir mudik motor atau ATV di pantai, susah mencari tempat sampah dan banyaknya warung dadakan membuat kumuh suasana pantai, menjadi masalah yang umumnya dikeluhkan wisatawan.

"Susah cari parkir. Sudah gitu harga barangnya jadi pada mahal termasuk tarif parkirnya, sepertinya sengaja memanfaatkan keramaian. Harusnya kan jangan seperti itu dan baiknya dikelola yang lebih baik lagi," kata Heru (53) asal Bekasi yang sengaja berlibur bersama keluarga, Rabu (23/9).

Menurut dia, sudah beberapa kali ke Pangandaran tapi tetap saja sulit untuk menikmati sunrise dan sunset yang indah karena terhalang banyaknya warung dadakan yang tidak dikelola penempatannya.  "Kendaraan juga harusnya gak boleh masuk pantai karena khawatir menabrak anak-anak yang sedang bermain, apalagi yang pakainya juga anak-anak itu kan bahaya,"ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan Sugiarto, wisatawan lokal Pangandaran. Menurut dia, dari tahun-ketahun pengelolaan Pangandaran tidak ada peningkatan. "Tetap saja sulit cari tempat sampah, tidak heran banyak sampah di pantai. Jalanannya juga  rusak terutama di jalur pantai timur. Jadi gimana mau nyaman wisatawannya, saya saja yang dekat dan sering sengaja ke pantai tidak nyaman," ujarnya.

Lilis (40) wisatawan asal Bogor 40 juga mengakui wisata pantai umumnya semrawut. Namun begitu, seharusnya pengelola berupaya meningkatkan kenyamanan, keamanan dan fasilitas publik agar pengunjung bisa nyaman dan betah. "Bila pengunjung merasa nyaman, mereka kan akan lebih sering datang dan otomatis Pangandaran juga bisa lebih maju. Apalagi Pangandarankan salah satu andalan wisata Jawa Barat,"pungkasnya

Dari Pikiran Rakyat.

Adi Sumaryadi, Butuh goodwilling dari pemerintah untuk mulai membenahi pariwisata di pangandaran, sepertinya pemerintah ciamis dalam hal ini Bupati Ciamis kurang memiliki semangat untuk membuat pangandaran lebih baik, pelabuhan yang tak kunjung selesai membuat perahu semakin membuat kumuh pantai, pedagang dadakan yang tak kunjung punya solusi ditambah lagi masalah sosial yang terakumulasi sehingga pangandaran semakin semrawut. Ketika ada goodwilling dari pemerintah sebagai kuncinya, baru dibantu dengan LSM dan masyarakat. InsyaAllah pangandaran semakin maju.

Pondokan Maya Adi Sumaryadi | Company News | Wisatawan Keluhkan Tempat Parkir di Pangandaran[ Print ]  [ Kirim Keteman ]  [ Arsip ]

Company News lainnya :
- Dermaga Senilai Rp 115 M tak Kunjung Selesai
- Lomba Pembuatan Logo Wisata Pangandaran
- Pangandaran Mulai Ramai dikunjungi Wisatawan
- Warga Pangandaran Sempat Panik, Diingatkan Bencana 2006
- Kades Gembira Sambut Kabupaten Pangandaran
Kunjungan 1.042.047 klik
Website ini dibuat dan dimaintenance oleh Adi Sumaryadi 2007