Tulisan
 
  Aktual dan Umum (10)
  Animasi Flash (1)
  Artikel (19)
  Browsing (5)
  Cerita dan Kisah (5)
  Cerita Lucu (3)
  Curhat (9)
  Data dan Internet Tutorial (2)
  HTML Tutorial (3)
  Islam dan Seputarnya (8)
  Java Programming (1)
  Java Script dan CSS (1)
  Linux dan Seputarnya (5)
  Networking dan Hardware (6)
  PHP Programming (14)
  Sudut Pandang (20)
  Teknologi Informasi (23)
  Tentang Database (2)
  Web Desain and Development (5)
  Windows dan Seputarnya (6)
 
Ngobrol Bareng Adi Sumaryadi langsung aja klik salah satu Messanger kesukaan anda:
Yahoo Facebook
Facebook Adi Sumaryadi

depanlastcomment
asyima puteri asyima puteri dalam Cintaku Kandas Juga Ditengah Jalan
Del Prio Del Prio dalam Tips Optimasi dan Mengontrol MySQL
ligan ligan dalam Pilihan Hosting Control Panel Gratis dan Opensource
sri sri dalam Mengedit Film Menggunakan Movie Maker
zacky zacky dalam Orang Jawa Cenderung Lebih Pede Ketimbang Orang Sunda
Judul
Ini Baru Tahun Baru Milik Kita

Oleh : Adi Sumaryadi

Banyak orang yang tidak tahu bahwa hari ini adalah tahun baru mereka dan bahkan mereka tidak sadar kalau liburan hari ini merupakan sebuah awal tahun yang semestinya diposisikan sama dan bahkan lebih dari tahun baru masehi. Pertanyaan yang muncul adalah? sudahkan ada persiapan kita untuk menghadapi tahun baruan kita ini, mudah-mudahan kita tidak termasuk orang yang mengucilkan milik sendiri dan memeriahkan tahun baruan milik orang. Ironisnya lagi kemeriahan tahun baru masehi dihiasi dengan gemerlap yang menghambur-hamburkan uang. Bagi teman-teman yang kemarin merayakan tahun baru masehi dengan meriah, momentum untuk lebih memeriahkan tahun baruan hijriah kali ini. Kok harus begitu?

Sedikit Mengenal Tahun Hijriah

Penentuan dimulainya sebuah hari/tanggal pada Kalender Hijriyah berbeda dengan pada Kalender Masehi. Pada sistem Kalender Masehi, sebuah hari/tanggal dimulai pada pukul 00.00 waktu setempat. Namun pada sistem Kalender Hijriah, sebuah hari/tanggal dimulai ketika terbenamnya matahari di tempat tersebut.

Kalender Hijriyah dibangun berdasarkan rata-rata silkus sinodik bulan kalender lunar (qomariyah), memiliki 12 bulan dalam setahun. Dengan menggunakan siklus sinodik bulan, bilangan hari dalam satu tahunnya adalah (12 x 29,53059 hari = 354,36708 hari).Hal inilah yang menjelaskan 1 tahun Kalender Hijriah lebih pendek sekitar 11 hari dibanding dengan 1 tahun Kalender Masehi.

Faktanya, siklus sinodik bulan bervariasi. Jumlah hari dalam satu bulan dalam Kalender Hijriah bergantung pada posisi bulan, bumi dan matahari. Usia bulan yang mencapai 30 hari bersesuaian dengan terjadinya bulan baru (new moon) di titik apooge, yaitu jarak terjauh antara bulan dan bumi, dan pada saat yang bersamaan, bumi berada pada jarak terdekatnya dengan matahari (perihelion). Sementara itu, satu bulan yang berlangsung 29 hari bertepatan dengan saat terjadinya bulan baru di perige (jarak terdekat bulan dengan bumi) dengan bumi berada di titik terjauhnya dari matahari (aphelion). dari sini terlihat bahwa usia bulan tidak tetap melainkan berubah-ubah (29 - 30 hari) sesuai dengan kedudukan ketiga benda langit tersebut (Bulan, Bumi dan Matahari)

Penentuan awal bulan (new moon) ditandai dengan munculnya penampakan (visibilitas) Bulan Sabit pertama kali (hilal) setelah bulan baru (konjungsi atau ijtimak). Pada fase ini, Bulan terbenam sesaat setelah terbenamnya Matahari, sehingga posisi hilal berada di ufuk barat. Jika hilal tidak dapat terlihat pada hari ke-29, maka jumlah hari pada bulan tersebut dibulatkan menjadi 30 hari. Tidak ada aturan khusus bulan-bulan mana saja yang memiliki 29 hari, dan mana yang memiliki 30 hari. Semuanya tergantung pada penampakan hilal.

Penentuan kapan dimulainya tahun 1 Hijriah dilakukan 6 tahun setelah wafatnya Nabi Muhammad. Namun demikian, sistem yang mendasari Kalender Hijriah telah ada sejak zaman pra-Islam, dan sistem ini direvisi pada tahun ke-9 periode Madinah.

Sistem kalender pra-Islam di Arab

Sebelum datangnya Islam, di tanah Arab dikenal sistem kalender berbasis campuran antara Bulan (komariyah) maupun Matahari (syamsiyah). Peredaran bulan digunakan, dan untuk mensinkronkan dengan musim dilakukan penambahan jumlah hari (interkalasi).

Pada waktu itu, belum dikenal penomoran tahun. Sebuah tahun dikenal dengan nama peristiwa yang cukup penting di tahun tersebut. Misalnya, tahun dimana Muhammad lahir, dikenal dengan sebutan "Tahun Gajah", karena pada waktu itu, terjadi penyerbuan Ka'bah di Mekkah oleh pasukan gajah yang dipimpin oleh Abrahah, Gubernur Yaman (salah satu provinsi Kerajaan Aksum, kini termasuk wilayah Ethiopia).

Revisi penanggalan

Pada era kenabian Muhammad, sistem penanggalan pra-Islam digunakan. Pada tahun ke-9 setelah Hijrah, turun ayat 36-37 Surat At-Taubah, yang melarang menambahkan hari (interkalasi) pada sistem penanggalan.

Penentuan Tahun 1 Kalender Islam

Setelah wafatnya Nabi Muhammad, diusulkan kapan dimulainya Tahun 1 Kalender Islam. Ada yang mengusulkan adalah tahun kelahiran Muhammad sebagai awal patokan penanggalan Islam. Ada yang mengusulkan pula awal patokan penanggalan Islam adalah tahun wafatnya Nabi Muhammad.

Akhirnya, pada tahun 638 M (17 H), khalifah Umar bin Khatab menetapkan awal patokan penanggalan Islam adalah tahun dimana hijrahnya Nabi Muhammad dari Mekkah ke Madinah. Penentuan awal patokan ini dilakukan setelah menghilangkan seluruh bulan-bulan tambahan (interkalasi) dalam periode 9 tahun. Tanggal 1 Muharam Tahun 1 Hijriah bertepatan dengan tanggal 16 Juli 622, dan tanggal ini bukan berarti tanggal hijrahnya Nabi Muhammad. Peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad terjadi bulan September 622. Dokumen tertua yang menggunakan sistem Kalender Hijriah adalah papirus di Mesir pada tahun 22 H, PERF 558.

Tanggal-tanggal penting

Tanggal-tanggal penting dalam Kalender Hijriyah adalah:

* 1 Muharram: Tahun Baru Hijriyah
* 10 Muharram: Hari Asyura. Hari ini diperingati bagi kaum Syi'ah untuk memperingati wafatnya Imam Husain bin Ali
* 12 Rabiul Awal: Maulud Nabi Muhammad (hari kelahiran Nabi Muhammad)
* 27 Rajab: Isra' Mi'raj
* Bulan Ramadan: Satu bulan penuh umat Islam menjalankan Puasa Ramadan
o 27 Ramadan: Nuzulul Qur'an (di Indonesia dan Malaysia diperingati setiap tanggal 17 Ramadan)
o 10 hari terakhir di Bulan Ramadan terjadi Lailatul Qadar
* 1 Syawal: Hari Raya Idul Fitri
* 9 Dzulhijjah: Wukuf di Padang Arafah
* 10 Dzulhijjah: Hari Raya Idul Adha

Apa yang anda lakukan hari ini?
Kalau saya rencananya siang ini akan membuat beberapa ucapan selamat tahun baru di beberapa website yang menurut saya besar dan banyak pengunjungnya. Lalu disore hari saya akan ikut memeriahkan acara di lingkungan Daarut tauhiid, ada konser Nasyid seperti The Fikr, Ebiet, Artis Pildacil dan disambung ke jelang malam bersama KH. Abdullah Gymnastiar. mudah-mudahan bisa lebih semarak, saat pergantian tahunnya kemaren saya lewatkan bersama beberapa acara di Daarut tauhiid karena kuliah. Tak apalah masih ada hari ini.

Selamat Tahun Baru 1 Muharram 1429 H, Semoga semua cita-cita kita dimudahkan untuk dicapai di tahun ini dan selalu dalam lindungan, pertolongan serta bimbingan Allah SWT

Bagaimana dengan anda?


Cetak Tulisan Kirim Keteman Arsip Share ke Facebook


Tulisan lainnya :
- 6 Persen Kekayaan Facebook di Keruk dari Indonesia
- Bermimpi Dulu Ah
- Wanita tanpa Monyet
- Rethinking Locally
- Jangan Rayakan Tahun Baru 2008 !
Komentar
budi 1 - Selasa, 15 April 2008 18:49 WIB
budi,teach di sby
wah..... bagus dong dan salam kenal
ana 2 - Kamis, 19 Maret 2009 08:08 WIB
ana,pelajar di smk 1 kendal
mangapa dalam kalender hijriah jumlah bulan ada 12 ?tolong jawabannya
Nama Email
Alamat Pekerjaan
Homepage / Blog Notifikasi
Komentar

Masukan kata yang ada dalam gambar diatas
Kunjungan 1.042.134 klik
Website ini dibuat dan dimaintenance oleh Adi Sumaryadi 2007