Tulisan
 
  Aktual dan Umum (10)
  Animasi Flash (1)
  Artikel (19)
  Browsing (5)
  Cerita dan Kisah (5)
  Cerita Lucu (3)
  Curhat (9)
  Data dan Internet Tutorial (2)
  HTML Tutorial (3)
  Islam dan Seputarnya (8)
  Java Programming (1)
  Java Script dan CSS (1)
  Linux dan Seputarnya (5)
  Networking dan Hardware (6)
  PHP Programming (14)
  Sudut Pandang (20)
  Teknologi Informasi (23)
  Tentang Database (2)
  Web Desain and Development (5)
  Windows dan Seputarnya (6)
 
Ngobrol Bareng Adi Sumaryadi langsung aja klik salah satu Messanger kesukaan anda:
Yahoo Facebook
Facebook Adi Sumaryadi

depanlastcomment
asyima puteri asyima puteri dalam Cintaku Kandas Juga Ditengah Jalan
Del Prio Del Prio dalam Tips Optimasi dan Mengontrol MySQL
ligan ligan dalam Pilihan Hosting Control Panel Gratis dan Opensource
sri sri dalam Mengedit Film Menggunakan Movie Maker
zacky zacky dalam Orang Jawa Cenderung Lebih Pede Ketimbang Orang Sunda
Judul
zacky
Rethinking Locally

Oleh : Mang Yoyonn untuk Adi Sumaryadi

Mataku tertuju pada sebuah tagline yang cukup unik.
Sesaat setelah membaca habis buku Da Vinci Code, di pojok buku tersebut terpampang SERAMBI sebagai penerbit buku dengan “Hanya Menerbitkan Buku” sebagai tagline-nya.

Unik dan Smart !, pikirku saat itu.
Sebuah tagline yang nemplok pada sebuah merek perusahaan biasanya merupakan simpulan visi dan misi perusahaan tersebut. Rasanya ini … kok beda ??, trus ku coba lihat beberapa produk dari SERAMBI, nampaknya sihh .. oke-oke tuh dan jika jalan-jalan ke gramedia buku-bukunya SERAMBI pasti ada yang nampang di pintu masuk, termasuk buku yang baru dibaca ..katanya termasuk buku paling laris saat ini seantero jagat tapi gak tau juga buat ukuran endonesa …?? blon ngukur dan blon tanya sana sini tuh.

By the way -nya setelah baca Global Paradox-nya John Naisbitt, tagline ini tlah jadi mantranya SERAMBI yang paling ampuh. Ya!!, mantra bisnis kalau gue tuh fokus bisnisnya ya nerbitin buku doang, gitu kira-kira (gak kasih penjelasan gamblang kan ?, emang hanya nulis aja kok he he). Terkesan menyempit dan lokal sekali pikirannya SERAMBI, tapi sesungguhnya dia sedang ber-act-ing global.

Berpikir lokal dalam konteks bisnis berarti kita sedang melakukan focusing pada satu pekerjaan yang tentunya sudah disadari bahwa market niche –nya ada. Kita bisa tengok bagaimana SISINDOSAT di jual oleh INDOSAT sebagai langkah untuk fokus ke bisnis core-nya di bidang multimedia, internet dan data (MIDI) atau langkah TELKOM membuat pasukan-pasukan kecil yang kuat mulai dari INDONUSA yang ngurusin TV kabel, terus INFOMEDIA yang ngurusin direktori sampai call center , ada juga TELKOMSEL yang masih dianggap jagoan nomer wahid dalam urusan mobile dan pasukan lainnya. TELKOM lagi fokus ke bisnis Infocom-nya dengan memperkuat pasukan-pasukan kecilnya dengan koordinasi global, sekali lagi rethinking locally..


Cetak Tulisan Kirim Keteman Arsip Share ke Facebook


Tulisan lainnya :
- 6 Persen Kekayaan Facebook di Keruk dari Indonesia
- Bermimpi Dulu Ah
- Wanita tanpa Monyet
- Ini Baru Tahun Baru Milik Kita
- Jangan Rayakan Tahun Baru 2008 !
Komentar
Nama Email
Alamat Pekerjaan
Homepage / Blog Notifikasi
Komentar

Masukan kata yang ada dalam gambar diatas
Kunjungan 1.041.965 klik
Website ini dibuat dan dimaintenance oleh Adi Sumaryadi 2007