Tulisan
 
  Aktual dan Umum (10)
  Animasi Flash (1)
  Artikel (19)
  Browsing (5)
  Cerita dan Kisah (5)
  Cerita Lucu (3)
  Curhat (9)
  Data dan Internet Tutorial (2)
  HTML Tutorial (3)
  Islam dan Seputarnya (8)
  Java Programming (1)
  Java Script dan CSS (1)
  Linux dan Seputarnya (5)
  Networking dan Hardware (6)
  PHP Programming (14)
  Sudut Pandang (20)
  Teknologi Informasi (23)
  Tentang Database (2)
  Web Desain and Development (5)
  Windows dan Seputarnya (6)
 
Ngobrol Bareng Adi Sumaryadi langsung aja klik salah satu Messanger kesukaan anda:
Yahoo Facebook
Facebook Adi Sumaryadi

depanlastcomment
asyima puteri asyima puteri dalam Cintaku Kandas Juga Ditengah Jalan
Del Prio Del Prio dalam Tips Optimasi dan Mengontrol MySQL
ligan ligan dalam Pilihan Hosting Control Panel Gratis dan Opensource
sri sri dalam Mengedit Film Menggunakan Movie Maker
zacky zacky dalam Orang Jawa Cenderung Lebih Pede Ketimbang Orang Sunda
Judul
Naik Haji Mudah dan Murah di tahun 2009 ?

Oleh : Adi Sumaryadi

Pernahkan anda ditawan berbagai macam MLM dan segala jenis bisnis yang memerlukan jaringan hirarki. Jawabannya pasti sudah? karena memang dengan kondisi perekonomian bangsa kita yang sekarang ini, orang cendurung untuk "Mendapatkan sesuatu dengan mudah dan murah ".

Beberapa bulan yang lalu aku sempat ditawarin "Hanya dengan 5 Juta, anda dapat Motor Supra Fit". wah..menarik banget nih program, namun ternyata itu adalah MLM, mungkin yang belum mendengar bisa tau MLM jenis ini bahwa anda harus membayar 5 juta untuk mendapatkan motor supra fit, namun anda harus mengumpulkan 3 orang yang sama, baru anda dapat motor lengkap dengan BBKB dan surat lain-lainnya.

Beberapa hari yang lalu saya juga diperkenalkan dengan sebuah program unik lagi, sayangnya program ini yang bawa adalah orang yang saya kenal sebagai orang yang agamanya tajem dan berulangkali pulang pergi ke mekkah, baik haji atau umrah. Hati kecil ini pengen sekali tertawa karena, Beliau bawa program seperti ini. Program yang dibawanya adalah "Naik Haji mudah ditahun 2009". wah aku tertarik juga...namun lagi-lagi dugaanku tepat sekali, ini adalah MLM, namun parahnya aku gak bisa sebut ini sebagai MLM, ini money game, atau bahkan riba yang benar-benar haram hukumnya.Beliau memperkenalkan produk penghemat listrik dengan harga (katanya) dipasaran berkisar 400 ribu rupiah, dan disini anda hanya seharga 150 rupiah, namun ada beberapa administrasi dimana anda harus transfer ke 5 orang diatas kamu masing masing 50 ribu rupiah, aku sempat mikir sejenak, tapi setelah dipikir-pikir ini ada masalah nih, kenapa aku pengen naek haji harus menjalankan bisnis seperti ini.

Aku coba survey alat sejenis yang ditawarkan ternyata, memang harganya 150 rebu, jadi ini sudah terjadi kesalahan dong, dijual dengan harga 400 rebu yang didistribusikan kepada upline kita. aku sempat lihat formulirnya, dan jika kita bisa mengumpulkan sampai 15 orang dan semuanya aktif maka tiap bulan kita akan mendapatkan uang sampai 4 kali gaji yang saya terima biasaanya, ..sampai kita bisa di level 5 kita akan terbuang dengan sendiri dengan mengantongi milyaran uang, katanya.Ok, sekarang kita bahas itungannnya sehingga kenapa ini bisa disebut sebagai money game dan tergolong riba

(1). Kasus motor.Harga motong, saya pukul rata di angka 10 juta rupiah cash. jika kita ikut program itu karena kita mengumpulkan 3 orang berarti uang yang terkumpul di pengelola sebanyak 20 juta. Ada kelebihan 10 juta dari harga yang sebenernya.

(2). Kasus pengehemat listrik.Harga aslinya 150 rebu jadi 400 rebu yang terdistribusi, jadi kelebihan pembayran sebanyak 250 rebu, kalaupun ada yang menyebutnya sebagai biaya marketing, masa biaya marketing lebih besar dari barang yang dijual dan terdistribusi

.Dari 2 kasus itu, aku mencari sumber tentang riba, ternyata ada benar hukumnya, namanya Riba al-Fadhl : Iaitu berjual beli atau bertukar antara dua item Ribawi yang SAMA JENIS dengan berbeza kadar berat (jika dijual secara timbang) atau kuantitinya (jika dijual secara bilangan kuantiti). kalau disamplekan..kita menukar 1 buah motor supra fit dengan 20 juta, apakah seimbang?Terlepas dari "keinginanan untuk berhaji ditahun 2007-2009", dan terlepas dari kelemahan penghemat listri yang bisa anda baca di Blognya Priyadi saya sarankan jangan ikutan ini karena hukumnya belum ada yang bisa dipertanggung jawabkan, Ingat kalau naik haji..carilah cara yang wajar dan uangnya berkah dan halal, jangan naik haji dan tak wajar? ..takut, Bagaimana pendapat anda? apakah anda juga menemukan hal yang sama?


Cetak Tulisan Kirim Keteman Arsip Share ke Facebook


Tulisan lainnya :
- Orang Jawa Cenderung Lebih Pede Ketimbang Orang Sunda
- Saatnya Marah dan Saatnya Bertengkar
- Mengadu Saja Sama Media Massa
- Kalau Mau Pelacur Ada Disana Mas
- Mencari Arti Feminim Yang Sesungguhnya
Komentar
Damar 1 - Minggu, 08 April 2007 23:29 WIB
Damar,Karyawan di Jember
Berfikir Sederhana Tapi Dewasa Aku pernah ditawarin ikut MLM, tapi belum pernah sih ditawarin spt Adi untuk bisa naik haji dengan cara murah dan mudah, moga nggak ditawarin deh, namun aku sependapat sekali dengan Adi janganlah kita dengan mudah tergiur dengan iming-iming suatu hadiah atau apapunlah namanya yang nggak masuk akal atau terkesan janggal, Orang memutar fikiran untuk meraih untung dalam berbisnis namun sebenarnya tidak menutup kemungkinan bisa merugikan orang lain, atau dengan samar terkesan tidak wajar namun karna menggiurkan "wah andai saja aku bisa...bisa punya mobil, motor or naik haji atau apalah namanya" alangkah senangnya, tapi kita tidak sedang bermimpi, berfikir sederhana saja, kalau kita ingin bisa punya mobil maka kita harus bekerja dengan benar rajin dan ulet, harus menabung dan hemat teringat pesan Haji Amri dalam artikelnya yang beliau pernah katakan : menabung dulu baru sisanya untuk makan, bukan makan dulu baru sisanya untuk ditabung, artinya kita harus belajar hidup hemat berfikir dewasa, menjemput rizeki dengan cara benar halal dan berkah... Memang hendaknya kita saling mengingatkan dalam berhati-hati dengan segala tipu daya keinginan nafsu yang terburu buru, karna keberhasilan itu harus melalui proses-proses yang benar sesuai yang diajarkan Nabi Muhammad SAW, semoga kita bisa menunaikan ibadah Haji dengan cara yang benar dan niat yang benar dan tiada tujuan yang lain mengharap ampunan dan ridho Allah...Allah Nasaluka Ya Allah Ya Rohman Ya Rohim Bi Rohmatika Ya Karim...moga ada manfaatnya wallahua a'lam bisowab
Ahmad 2 - Minggu, 08 April 2007 23:30 WIB
Ahmad,wiraswasta di Bandung
Saya ingin sedikit berkomentar mengenai Naik Haji dengan menggunakan uang yang benar dan halal.Ada seseorang yang dia seorang PNS.Dia selama sekian puluh tahun berada dibagian Keuangan yang nota bene selalu berhubungan dengan para pemborong-2.Bagaimana hukumnya kalo dia selama ini selalu menerima semacam uang fee dari pemborong-2 itu ? Mis: Semacam amplopan gitulah ? Atau bisa juga fee tersebut di transfer ke rekening ybs.Sebagai katakanlah UAng sisa anggaran dana proyek-2 yang dipatok oleh pemborong tersebut.Apa Uang -2 tersebut halal untuk naik haji atau untuk keperluan lain-2 nya ?
DENNY PERMANA 3 - Sabtu, 06 Februari 2010 20:55 WIB
DENNY PERMANA,marketing di CILEDUK
YANG MAU UMROH DAN HAJI HALAL HUBUNGI SAYA AJA DIJAMIN 100% HALAL DAN THOYIB (BAGUS).. KRNKITA DAH 20 TAHUN BERJALAN USAHA INI HUB. DENNY DI 085880904444, 02199943194. PERUSAHAAN KAMI TERBAIK KEDUA VERSI GARUDA AIRLINES (2009).....MAU TAU CALL SEKARANG YAAA...
Nama Email
Alamat Pekerjaan
Homepage / Blog Notifikasi
Komentar

Masukan kata yang ada dalam gambar diatas
Kunjungan 1.042.062 klik
Website ini dibuat dan dimaintenance oleh Adi Sumaryadi 2007