Tulisan
 
  Aktual dan Umum (10)
  Animasi Flash (1)
  Artikel (19)
  Browsing (5)
  Cerita dan Kisah (5)
  Cerita Lucu (3)
  Curhat (9)
  Data dan Internet Tutorial (2)
  HTML Tutorial (3)
  Islam dan Seputarnya (8)
  Java Programming (1)
  Java Script dan CSS (1)
  Linux dan Seputarnya (5)
  Networking dan Hardware (6)
  PHP Programming (14)
  Sudut Pandang (20)
  Teknologi Informasi (23)
  Tentang Database (2)
  Web Desain and Development (5)
  Windows dan Seputarnya (6)
 
Ngobrol Bareng Adi Sumaryadi langsung aja klik salah satu Messanger kesukaan anda:
Yahoo Facebook
Facebook Adi Sumaryadi

depanlastcomment
asyima puteri asyima puteri dalam Cintaku Kandas Juga Ditengah Jalan
Del Prio Del Prio dalam Tips Optimasi dan Mengontrol MySQL
ligan ligan dalam Pilihan Hosting Control Panel Gratis dan Opensource
sri sri dalam Mengedit Film Menggunakan Movie Maker
zacky zacky dalam Orang Jawa Cenderung Lebih Pede Ketimbang Orang Sunda
Judul
Allah Benci Lho

Oleh : Adi Sumaryadi

Mas amri bilang, Sahabat, hidup ini selalu berpasangan, sedih-gembira, kaya-miskin, tua muda, luas-sempit dan aneka pasangan lainnya. Begitu juga ada orang yang disayang oleh Allah swt dan ada juga orang yang dibenci oleh Allah swt.
 
Pada tahun baru 1427 H ini, ada banyak hal yang harus kita audit, salah satunya adalah apakah kita termasuk orang yang disayang oleh Allah swt atau malah sebaliknya yaitu orang yang dibenci oleh Allah swt.
 
Sebenarnya, dibenci atau disayang oleh Allah swt, sangat tergantung pada prilaku kita sehari-hari. Apakah prilaku kita mengundang kasih sayang atau sebaliknya yaitu mengundang kebencian.
 
Rasulullah saw menjelaskan, ''Empat macam orang yang dibenci Allah, yaitu penjual yang suka bersumpah, orang miskin yang sombong, orang yang sudah tua suka melacur, dan pemimpin yang durhaka.'' (HR Nasa'i dari Abu Hurairah).
 
Pertama, penjual yang suka bersumpah.
 
Kelompok ini adalah para penjual yang sering bersumpah palsu dengan harapan agar mampu melariskan atau meningkatkan omset penjualan yang pada akhirnya meningkatkan keuntungan. Prilaku ini, sangat sering dilakukan oleh kita yang bergerak dibidang marketing, marketing produk apa saja, agar laku keras, maka melakukan sumpah penipuan produk. Rasulullah telah memperingatkan berkaitan dengan perilaku ini, beliau bersabda, ''Bersumpah untuk melariskan barang dagangannya adalah merusak keberkahan dan keuntungan.'' (HR Bukhari dan Muslim).
 
Kedua, orang miskin yang sombong.
 
Kelompok ini adalah orang miskin secara kehidupan, tetapi ia tidak mau berdoa kepada Allah, tidak berusaha, dan bahkan malah bergaya seperti orang kaya serta sombong kepada sesamanya. Agar terlihat keren kehidupannya, maka hidup lebih besar pasak daripada tiang dan bahkan terlalu banyak pasak tanpa tiang. Intinya, sudah tidak berpenghasilan, gaya lagi. Hidup terlilit hutang karena prilakunya sendiri.
 
Berkaitan dengan sifat sombong, Allah memperingatkan, ''Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.'' (QS 17: 37).
 
Dalam ayat lainnya Allah menegaskan, ''Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.'' (QS 31: 18).
 
Ketiga, orang yang sudah tua tetapi suka melacur.
 
Banyak diantara kita, karena ekonomi semakin mapan, kadang-kadang terjebak oleh prilaku ingin berzinah kepada yang lebih muda dan cantik. Begitu juga, banyak wanita muda karena ingin menambah penghasilan berlimpah, merelakan diri untuk berzinah. Rumus pokoknya adalah laki-laki tertarik pada yang cantik dan wanita lebih tertarik kepada yang berharta.
 
Keempat, pemimpin yang durhaka.
 
Kita semua adalah pemimpin, hanya berbeda tempat dan sektornya. Pemimpin yang durhaka adalah pemimpin yang memanfaatkan wewenang dan jabatannya untuk menekan dan tidak memberi kesempatan kepada yang dipimpin semakin maju, bahkan memperkaya diri sendiri juga kelompoknya.
 
Sahabat CyberMQ
 
Kita semua berpeluang untuk menjadi penjual yang disayang Allah swt dan juga berpeluang untuk dibenci oleh Allah swt. Kita berpeluang untuk menjadi orang miskin yang disayang dan dibenci oleh Allah swt. Kita berpeluang untuk menjadi orang tua yang disayang dan dibenci oleh Allah swt. Begitu juga, kita juga berpeluang untuk menjadi pemimpin yang disayang maupun dibenci oleh Allah swt.
 
Berani hadapi tantangan positif agar tidak dibenci oleh Allah swt !!! Bagaimana pendapat sahabat ???


Cetak Tulisan Kirim Keteman Arsip Share ke Facebook


Tulisan lainnya :
- Beratnya Kala Ulama Berhutang Budi
- Luar Biasanya Bagaimana Al Quran Menggambarkan Gempa
- Tips Kalau Tidak Ingin Sholat.
- Ramadhan tiba, kebiasaan lama pun tiba
- Antara Dakwah dan Teknologi, Bagian Kedua
Komentar
zaenal 1 - Rabu, 18 Juli 2007 13:36 WIB
zaenal,swata di GBI
Ass Wr Wb,
saya salut dgn kretifitas om adi,semoga menjadi amal dan ibadah yang diterima di sisi ALLAH SWT
Nama Email
Alamat Pekerjaan
Homepage / Blog Notifikasi
Komentar

Masukan kata yang ada dalam gambar diatas
Kunjungan 1.041.912 klik
Website ini dibuat dan dimaintenance oleh Adi Sumaryadi 2007