Tulisan
 
  Aktual dan Umum (10)
  Animasi Flash (1)
  Artikel (19)
  Browsing (5)
  Cerita dan Kisah (5)
  Cerita Lucu (3)
  Curhat (9)
  Data dan Internet Tutorial (2)
  HTML Tutorial (3)
  Islam dan Seputarnya (8)
  Java Programming (1)
  Java Script dan CSS (1)
  Linux dan Seputarnya (5)
  Networking dan Hardware (6)
  PHP Programming (14)
  Sudut Pandang (20)
  Teknologi Informasi (23)
  Tentang Database (2)
  Web Desain and Development (5)
  Windows dan Seputarnya (6)
 
Ngobrol Bareng Adi Sumaryadi langsung aja klik salah satu Messanger kesukaan anda:
Yahoo Facebook
Facebook Adi Sumaryadi

depanlastcomment
asyima puteri asyima puteri dalam Cintaku Kandas Juga Ditengah Jalan
Del Prio Del Prio dalam Tips Optimasi dan Mengontrol MySQL
ligan ligan dalam Pilihan Hosting Control Panel Gratis dan Opensource
sri sri dalam Mengedit Film Menggunakan Movie Maker
zacky zacky dalam Orang Jawa Cenderung Lebih Pede Ketimbang Orang Sunda
Judul
zacky
Kisahku Di Pagi Hari Valentine

Oleh : Adi Sumaryadi

Tradisi Valentine rupanya mulai membudaya dikalangan orang-orang luar barat termasuk indonesia, saya mulai mengenal valentine saat kelas 1 smu dulu ketika teman-teman dan kakak kelas saling bertukar coklat sebagai tanda kasih sayang diantara mereka. Namun, saya tumbuh dikeluarga yang benar-benar "garing" dan tak kenal sesuatu yang berbau celebritas atau perayaan seperti itu. Dan sayapun punya kisah  yang berhubungan dengan valentine.

Rasa Ingin Tau

Rasa keingintauan saya tentang hari "valentine" kasih sayang semakin tinggi melihat begitu dinanti-natikannya hari ini ketika aku kelas 2 SMA sekitar tahun 2000. Akhirnya saya menemui Pa Akuh, salah satu guru favorit saya di smu yang bisa bernyanyi rhoma irama sambil ngetik naskah menggunakan mesin tik dan menggunakan sepuluh jari pula. Dari keterangan beliau akhirnya saya paham akan valentine yang sebenernya, persis jawaban pa Akuh sama dengan apa yang saya temukan di google dan wikipedia dengan penjelasan seperti ini :

Valentine adalah nama seseorang pemimpin agama Katolik yang telah dianggap menjadi martir ?Islam : Syuhada- oleh orang-orang Kristen (katolik) dan Valentine telah diberi gelar sebagai orang suci (Santo) oleh orang-orang Kristen. Kisahnya bermula ketika raja Claudius II (268 - 270 M) mempunyai kebijakan yang melarang prajurit-prajurit-nya untuk menikah.

Menurut raja Claudius II, bahwa dengan tidak menikah maka para prajurit akan agresif dan potensial dalam berperang. Kebijakan ini ditentang oleh Santo Valentine dan Santo Marius, mereka berdua secara diam-diam tetap menikahkan para parujurit dan muda-mudi, lama-kelamaan tindakan mereka diketahui oleh raja Claudius, sang rajapun marah dan memutuskan untuk memberikan sangsi kepada Valentine dan santo Marius yaitu berupa hukuman mati.

Sebelum dihukum mati, Santo Valentine dan Santo Marius dipenjarakan dahulu, dalam penjara Valentine berkenalan dengan seorang gadis anak sipir penjara, kemudian gadis ini setia menjenguk valentine hingga menjelang kematian Valentine. Sebelum Valentine dihukum mati, Valentine masih sempat menulis pesan kepada gadis kenalannya, yang isinya :

"From Your Valentine"


Setelah kematian Santo Valentine dan Santo Marius, orang-orang selalu mengingat kedua santo tersebut dan merayakannya sebagai bentuk ekspresi cinta kasih Valentine, dua-ratus tahun kemudian yaitu tahun 496 Masehi setelah kematian Santo Valentine dan Santo Marius, Paus Galasius meresmikan tanggal 14 Pebruari 496 sebagai hari Velentine.

Itulah sejarah hari Valentine yang ternyata untuk mengenang dan memperingati dua orang suci Kristen Katolik yang mengorbankan jiwanya demi kasih sayang.

Ada versi lain tentang sejarah Valentine, yaitu pada masa Romawi Kuno, tanggal 14 Pebruari merupakan hari raya untuk memperingati dewi Juno, dewi Juno adalah ratu dari segala dewa dan dewi, orang-orang Romawi kuno juga meyakini bahwa dewi Juno adalah dewi bagi kaum perempuan dan perkawinan ?dewi cinta.

Berusaha Mengingatkan.

Sebagai ketua OSIS yang bertanggung jawab, ciee. Saya berusaha untuk mengingatkan teman-teman untuk menjauhi perayaan tersebut, pikir saya kenapa mereka lebih mewah merayakan tanggal 14 Februari ketimbang 1 muharam atau tanggal-tanggal lainya?

namun ternyata saat itu jumlah teman-teman sangat banyak yang berjumlah lebih dari 1000 siswa dan tak mungkin saya umumkan akan valentine yang sebenarnya saat upacara bendera. Akhirnya saya ingat komputer Windows 3.11 yang ada diruangan OSIS dan langsung aku mengetikan sejarah dan himbauan untuk tidak merayakan hari valentine, yah..akhirnya selembar tulisan jadi tanpamencantumkan siapa yang menulis, ide itu saya dapat masukan dari teman seperjuangan kalau lagi kontra sama sekolah, Dasep..haha dikau dimana sekarang?. Kemudian sore-sore saya menyempatkan diri pulang telat karena memang biasanya saya pulang paling akhir setelah melakukan sesuatu diruang OSIS bersama teman-teman. Tulisan itu saya photo copy menjadi 25 buah dan dengan bantuan dasep (saat itu sebagai ketua PALAPA -- Pecinta Alam Pangandaran) menempelkan tulisan itu dimading samping papantulis di seluruh kelas.

Tepat tanggal 14 Februari 2000, pagi-pagi teman-teman semuanya pada membaca tulisan itu dikelas dan saya melihat hampir semua tulisan laris terbaca, alhamdulillah akhirnya ada yang baca mudah-mudahan bermanfaat. Saya dan dasep pun merasa senang. Namun rasa senang saya ditengah hari hilang...saya dipanggil kepala sekolah saat itu, dan sayapun kena marah karena dianggap sudah melakukan provokasi dengan membuat dan memasang tulisan tentang valentine , persis seperti apa yang saya dapatkan  arahan ketika seolah-olah mempropokasi teman-teman untuk tidak ikut StudyTour saat kelas 3 dan tidak menjadi ketua osis, bahkan bukan kepala sekolah saja beberapa gurupun berbuat hal yang sama. Semenjak saat itu saya benar-benar tambah benci dengan yang namanya Valentine dan tetap berpendapat apapun alasanya valentine tidak pantas untuk kita tunggu-tunggu, apalagi merakannnya.Ditambah lagi beberapa bulan kemudian Pa Akuh pindah ke Indihiang, saya sedih saat itu.

Bagaimana Saat Ini?

Perasaan saya masih belum berubah dengan 9 tahun yang lalu saat saya masih sekolah SMU dengan ide-ide aneh yang kurang briliant. Saya sangat tidak respek kepada siapapun yang menyebut-nyebut hari itu bahkan merayakannya dengan bertukar coklat, rasanya ngeri liatnya apalagi kalau ingat orang tua yang belum pernah dibeliin coklat barang silver queenpun. Jadi siapapun yang ingin mengucapkan selamat hari valentine dan memberikan sesuatu buat saya dan diingatkan akan hal yang sebenernya susah mendingan jangan berteman lagi dengan saya. Benar atau tidak tindakan saya? wallahualam..mudah2an Allah mengingatkan jikalau ada khilaf. Ada pendapat lain?



Cetak Tulisan Kirim Keteman Arsip Share ke Facebook


Tulisan lainnya :
- Kiat Mendapatkan Sebuah Esensi
- Cerita Sore Saat Jual Mie Ayam
- Perbincangan Guru dan Murid
- Cita-Cita Pak Murbi
Komentar
T2n _ Mel 1 - Jum'at, 06 Februari 2009 12:57 WIB
T2n _ Mel,Shipping Clerk di Johor Bahru
Wah,,,wah yg anti Valentine …..
Jadi inget ceritaku jg nich….

Aku berkenalan sma yg namanya “Valentine” / hari kasih sayang itu sekitar thn 1998 waktu itu aku kls 2 SMP… meskipun orng kampung tp ngk “ndeso2 amatlah “……( eh,,tp kita sekampung ya kang Adi - hehehe )
Sempet jg tuh ikut2an ngrayain Valentine biar dianggap gaul sma tmn2….. apalagi pas SMIP ( SMK-Pariwisata )….lbh heboh lagi,,,,,smua cewek 1 kelas … pake pita merah jambu….dan cowok2 bawa cokelat….. tnpa fikir panjang kita ikut aja buat seru-seruan tanpa tahu apa manfaat selebihnya.

Begitu pun waktu aku kuliah d Jogja ,,,, perayaan itu mkn terasa,,, krn biasanya pasangan2 muda akan mkn malem berdua meskipun hanya sekedar d angkringan / lesehan ( tempat makan ekonomis fav. anak kost ) utk merayakan hr Valentine.
Bahkan d Radio2 setempat slelalu ngadain quiz,,,,yg brhadiah “ diner romantis malem valentine “.
Meskipun aku bukan orang yg begitu suka dg hal2 “Romantis” sperti itu,,,tp sedikit banyak smpet juga trpengaruh,,,,, sampai 1 bln sblum wisuda / tgl 14 Feb trakhir d Jogja ( thn 2005 – red ) aku mulai berfikir knp orng2 kita suka latah dng budaya barat sperti itu biar bisa di anggap “up to date” dan ngk kuno….

Smpai pagi ini,,,pas masuk kantor ,,,tahu2 d meja kerjaku ada brosur berwarna pink yg cukup menarik ,,,, Dan seorang rekan krja brkata ……
“ Order chocolate for Valentine, Mel ???? “
Dng tegas aku jwb “ No thanks, I’m not interested with Valentine anymore “ …..
Sambil melihat daftar harga pd brosur tersebut ( harga plng murah RM 50 atau +/ RP 150.000 utk cokelat berukuran 5 x 5 x 3 cm dng 3 kuntum bunga palsu dan sebuah boneka sbesar kepalan tangan )
Gila,,,,untuk sebuah perayaan Valentine yg ngk ada maknanya itu seseorang hrs merogoh kocek smpai sebanyak itu …memang menguntung bagi toko cokelatnya…. Tp tdk bagi kita.

Stelah aku tahu dan dengar penjelasan ttg Valentine,,,,, dr “Umi” ( panggilan kpd Guru ngaji-ku tersayang ) aku memang sama sekali tdk tertarik dng sgala sesuatu yg brhubungan dng Valentine……krn menurutku,,,,,yg namanya kasih sayang itu setiap hari hrs selalu ada,,,,kasih sayang kpd orang tua terhadap sesama terhadap alam trhadap agama dan trhadap sang khalik….
Dan juga krn sebetulnya “Valentine” itu memang nama seseorang ….. dan bkn sebuah ekspresi dari kasih sayang .

So….aku sependapat dng kang Adi tp mungkin cara kang Adi yg trlalu ekstrim itu seolah2 membuat kang Adi jd kya provokator…. Hahhaha…..
Adi Sumaryadi 2 - Jum'at, 06 Februari 2009 15:07 WIB
Adi Sumaryadi,Wiraswasta di Bandung
Hahaha ternyata punnya kisah yang gak jauh beda ya teh..hahaha.. iya memang waktu itu kurang mudeng untuk urusan komunikasi ke rekan-rekan
okhass 3 - Selasa, 10 Februari 2009 20:27 WIB
okhass,pencari kerja :D di pangandaran - bandung
Ha2x .... jadi teringat masa lalu .....
T2n _ Mel 4 - Senin, 16 Februari 2009 06:29 WIB
T2n _ Mel,Shipping Clerk di Johor Bahru
Assalammulaikum lg nich.........

Baru smpet ngsilagi,,,,pdhl dah dr minggu lalu pengen ngsi comment dsni.............

Eh,,tau ngk ???? ( jd kaya ng-gosip euy..... hahahaha )...

Ternyata .......Fatwa HARAM bg umat muslim utk merayakan VALENTINE di Malaysia ....itu sudah d keluarkan sejak tahun 2005.
Tapi smpai sekarang hal itu sepertinya masih tidak diindahkan oleh sebagian besar kaum muslim dsni..............
yadi rosadi 5 - Rabu, 18 Februari 2009 15:52 WIB
yadi rosadi,mahasiswa di jl.hegarsari
Apa kabar Mas Adi....
Menurut saya Valentine sangat tidak penting...
Mas kita tukeran Link....
Mau ijin.. link Mas adi udah tak pasang diBlogs saya... <a href="yadi.rosadi.web.id" target=_blank>yadirosadi.web.id</a>

Erik Kasep 6 - Kamis, 19 Februari 2009 14:36 WIB
Erik Kasep,Tukang Ngoding ViBiDotNet di Caringin
Kang Adi, sayah juga satuju pisan sama bang Adi....
Ternyata kalangan muslim banyak nyang ngerayain pa'lentin dey tanpa tau arti anu saleresna....tah kitu....
Poko'e...bravo mas adi....
muslim borneo 7 - Kamis, 19 Maret 2009 16:51 WIB
muslim borneo,Wiraswasta di West Borneo
Betul mas, Valentine harus kita hancurkan,jangan sampai membuat iman umat islam semakin tipis, mari kita berjuang terus untuk mengingatkan kepada kaum muda muslim untuk membuang jauh-jauh acara valentine tsb. Salam Ukhuwah dari pulau borneo
thio fahrian 8 - Jum'at, 29 Mei 2009 08:46 WIB
thio fahrian,tukang dulang emas di taluk kuantan
dalam islam tidak ada yang namanya valentine.

say no to valentine
voo 9 - Kamis, 13 Agustus 2009 10:37 WIB
voo,pelajar di malang
saya setuju banget valentine g' usah diadadain .soalnx kita ngadain valentine tu bkin rugi ja ... n kabarnya banyak cew yang rela ngorbanin keperawanannya saat moment valentine ini jlas kalau valentine tu banyak ngrusaknya dari pada manfaatnx....

Imas sinta 10 - Selasa, 04 Mei 2010 11:16 WIB
Imas sinta,Wiraswata di cianjur
Benar kang, sya setuju dngn pendapatnya
knapa ya "anak muda zaman skarang lbih banyak jadi korban orang kafir dari pada jadi umatnya Nabi Muhammad"
Mudah2 an keturunan kita ga jdi korban ya,,,,,,,,,,, (ami...n)
Hhhh........... saya jdi sedih lht ank2 zmn skarang mengkhawatirkan
Bener ga??.........
Nama Email
Alamat Pekerjaan
Homepage / Blog Notifikasi
Komentar

Masukan kata yang ada dalam gambar diatas
Kunjungan 1.041.944 klik
Website ini dibuat dan dimaintenance oleh Adi Sumaryadi 2007