Tulisan
 
  Aktual dan Umum (10)
  Animasi Flash (1)
  Artikel (19)
  Browsing (5)
  Cerita dan Kisah (5)
  Cerita Lucu (3)
  Curhat (9)
  Data dan Internet Tutorial (2)
  HTML Tutorial (3)
  Islam dan Seputarnya (8)
  Java Programming (1)
  Java Script dan CSS (1)
  Linux dan Seputarnya (5)
  Networking dan Hardware (6)
  PHP Programming (14)
  Sudut Pandang (20)
  Teknologi Informasi (23)
  Tentang Database (2)
  Web Desain and Development (5)
  Windows dan Seputarnya (6)
 
Ngobrol Bareng Adi Sumaryadi langsung aja klik salah satu Messanger kesukaan anda:
Yahoo Facebook
Facebook Adi Sumaryadi

depanlastcomment
asyima puteri asyima puteri dalam Cintaku Kandas Juga Ditengah Jalan
Del Prio Del Prio dalam Tips Optimasi dan Mengontrol MySQL
ligan ligan dalam Pilihan Hosting Control Panel Gratis dan Opensource
sri sri dalam Mengedit Film Menggunakan Movie Maker
zacky zacky dalam Orang Jawa Cenderung Lebih Pede Ketimbang Orang Sunda
Judul
Cerita Sore Saat Jual Mie Ayam

Oleh : Adi Sumaryadi

Kisah ini mungkin sebuah yang mungkin cerita sederhana, namun bagi saya cerita ini sangat memberikan inspirasi khususnya bagi kehidupan pribadi.

Saat itu langit Pantai Pangandaran sedikit mendung jelang malam minggu tahun 2001-an, saya masih duduk dikelas 2 sekolah menengah. Seperti biasanya untuk membantu orangtua saya terbiasa untuk berjualan di pinggir pantai,banyak macam barang yang saya jual saat itu. mulai dari minuman, rokok,
tisu kopi hingga mie ayam yang harus diolah dulu semalaman sebagai persiapan sebelum dihidangkan.

Tidak seperti biasanya, sabtu sore saya belum dapat uang , bingung memang, bagaimana tidak, mie ayam yang harus habis saat itu juga belum habis dan terbanyang berapa bahan mie ayam beserta bumbu-bumbunya yang harus dimakan sendiri. Saya juga bertanya, kenapa sepi? padahal hari ini adalah
weekend (saat itu belum tau istilah weekend). Akhirnya pasrah saja sambil berharap malem minggu dan minggu besok dapat uang yang banyak.

Tak lama kemudian, saya sedikit kaget, entah datang darimana seorang tamu tau pembeli berpakaian sederhana, usianya sekitar 30 tahunan, Belia sudah duduk dikursi pelanggan yang panjang dan langsung bilang,

"Mas mie ayamnya masih ada? boleh dibuatkan satu ?" kata Pembeli tadi.

"Oh iya, masih-masih" Jawabku.

Sambil memasak mie ayam dan menyiapkanya saya melihat orang tadi tengah membaca buku bacaanku, kebetulan saat itu detik-detik ujian disekolah,tadi saya paksakan untuk coba membaca saat punya waktu senggang.

"Mas, Sekolah yah? kelas berapa? ", tanya pembeli tadi.

"Iya, kelas 2 pa" Jawabku.

Sekitar sejam beliau ngobrol dan sering melempar pertanyaan-pertanyaan yang secara tidak sengaja saya jawab. Memberikan motivasi dan sebagainya. Saya mulai curiga, pasti bukan orang sembarangan nih, tapi kenapa pakainya sangat sederhana dan pembicaraanyapun sopan dan akrab. Bayangkan hanya
menggunakan pakaian biasa, hanya saja bersih dan enak dipandang.

Tak lama kemudian datang seseorang dengan pakaian rapih dengan baju dimasukan kedalam celana panjangnya warna hitam. dan berkata:

"Pa, sudah? kita berangkat sekarang" tanya orang tadi sambil membungkukan badan.

"Mas Berapa semuanya", tanya pembeli sederhana tadi.

"Semunya jadi 3.500 pa",

Uang 100 ribu dikeluarkan sambil bilang , "Nih saya bayar, jangan dikasih saya kembaliannya yah, pakai sama mas saja karena mas sudah jawab pertanyaan saya semuanya tadi."

Saya masih bingung, ya sudah, saya coba bertanya pada orang yang datang belakangan, siapa sebenarnya orang beliau itu. dan tenyata ia adalah keluarga besar Ali Alatas, mantan mentri luar negeri.

Subhanallah, luar biasanya, Walaupun bangsawan dan banyak uang tapi tetap sederhana.

Semoga Bermanfaat

 



Cetak Tulisan Kirim Keteman Arsip Share ke Facebook


Tulisan lainnya :
- Kisahku Di Pagi Hari Valentine
- Kiat Mendapatkan Sebuah Esensi
- Perbincangan Guru dan Murid
- Cita-Cita Pak Murbi
Komentar
Riana 1 - Kamis, 07 Juni 2007 13:41 WIB
Riana,pelajar/mahasiswa di cimahi
Assalamualaikum,

Wah Subhanallah ya pengalaman Kang Adi ini. Sesuatu yg saya dapat dari pengalaman ini yaitu kePDan knp? krn Kang Adi ini berani alyas PD untuk berjualan minuman, rokok bahkan mie ayam sekalipun demi untuk membantu orang tua, jarang memang kalau kita lihat anak2 jaman sekarang itu yg mau begitu kalau bukan atas paksaan / suruhan orang tua. Dan mudah2an yg Kang Adi lakukan itu Ikhlas ya Kang bkn atas paksaan n_n. Saya jadi "Natap Diri Sendiri", apa yg sudah saya lakukan untuk membantu orangtua saya saat ini selain memanfaatkan dengan baik kesempatan yg diberikan beliau untuk menuntut ilmu (sekolah)?
Kemudian...
"Don't judge the book by its cover" ya, kata2 itu memang benar adanya. Terkadang kita memang selalu melihat orang itu lewat covernya, namun ternyata cover itu juga kadang menipu he..he..af1 n_n. Ya seperti seseorang yg ada di cerita diatas pakaiannya sederhana namun ternyata dia seorang bangsawan.

Untuk Kang Adi tetap SEMANGAT ya dan Keep Istiqomah OKS!

Mungkin cukup sekian komentar yg saya sampaikan,
terimakasih Ya 4JJI atas kesempatan ini...smga bermanfaat

Riana,
Wassalam
rahma 2 - Sabtu, 17 November 2007 11:47 WIB
rahma,mahasiswa di jl anta sari no 12 buah batu
adi.. rahma baru baca pengalaman adi... subhanallah rahma salut sm adi... sampai2 rahma meneteskan air mata, rahma benar2 salut di........ maju terus y di...
Nama Email
Alamat Pekerjaan
Homepage / Blog Notifikasi
Komentar

Masukan kata yang ada dalam gambar diatas
Kunjungan 1.041.946 klik
Website ini dibuat dan dimaintenance oleh Adi Sumaryadi 2007