 |
| |
Ngobrol Bareng Adi Sumaryadi langsung aja klik salah satu Messanger kesukaan anda:
| Yahoo |
Facebook |
 |
|
|
|
 |
 |
asyima puteri dalam |
 |
Del Prio dalam |
 |
ligan dalam |
 |
sri dalam |
 |
zacky dalam |
|
|
|
 |
Internet Sharing Sederhana dengan Debian dan IPTables
Oleh : Adi SumaryadiBiasanya orang terkadang bingung untuk memilih distro yang akan digunakan untuk Linux Router Box atau gateway untuk menyambungkan sebuah jaringan lokal kedalam sebuah jaringan internet, saya biasanya mencoba apapun dengan debian dan ternyata memang lebih mudah hanya saja harus terbiasa menggunakan command line interface untuk lebih handal hasilnya, kali ini kita akan membahas bagaimana membuat linux debian menjadi router internet yang sederhana, kenapa dikatakan sederhana karena hanya me-routing saja belum menggunakan proxy server.
Pada dasarnya adalah sharing internet, sehingga harus ada satu buah komputer yang didefiniskan sebagai router berarti dia harus mempunyai minimal 2 buah ethernet (LAN Card).
- Ethernet yang pertama difungsikan sebagai interface ke isp kesayangan anda, saya sebut sebagai eth0 - Ethernet yang kedua difungsikan sebagai interface ke lokal dan saya sebut sebagi eth1
Kita akan langsung mulai saja :
1. Install atau pasang 2 LAN card di komputer yang akan dijadikan router
2. Sebelumnya Minta IP public ke ISP lengkap dengan netmask,broadcast dan DNSnya.
3. Kemudian edit file konfigurasi jaringan menggunakan editor kesayangan anda. sebagai contoh saya menggunakan public ip yaitu 202.51.xxx.xxx dan jaringan lokal menggunakan 192.168.16.100
[root@adilinux ~]# vim /etc/network/interface
# This file describes the network interfaces available on your system # and how to activate them. For more information, see interfaces(5).
# The loopback network interface auto lo iface lo inet loopback
# The primary network interface auto eth0 iface eth0 inet static address 202.51.xxx.xxx netmask 255.xxx.xxx.xxx network 202.51.xxx.xxx broadcast 202.51.xxx.xxx gateway 202.51.xxx.xxx.xxx
auto eth1 iface eth1 inet static address 192.168.16.100 netmask 255.255.255.0 network 192.168.16.0 broadcast 192.168.16.255
4. Kemudian edit kembali file dibawah ini
[root@adilinux ~]# vim /etc/resolv.com
nameserver 127.0.0.1 nameserver 202.51.xxx.xxx # DNS Pemberian dari ISP nameserver 202.155.xxx.xxx # DNS dari ISP karena biasanya beri dua
5. Kemudian edit kembali file dibawah ini [root@adilinux ~]# vim /etc/network/options
forward=yes spoofprotect=yes syncookies=no
6. Untuk mengaktifkan forwading dan NAT oleh iptables bagusnya kita akan membuat file dan kita simpan di
[root@adilinux ~]# vim /etc/init.d/internetsharing
#!/bin/sh INTIF="eth1" EXTIF="eth0" #Gunakan dibawah jika anda menggunakan Modem pppo #EXTIF="ppp0" #EXTIP="`/sbin/ifconfig ppp0 | grep 'inet addr' | awk '{print $2}' | sed -e 's/.*://'`"
/sbin/depmod -a /sbin/modprobe ip_tables /sbin/modprobe ip_conntrack /sbin/modprobe ip_conntrack_ftp /sbin/modprobe ip_conntrack_irc /sbin/modprobe iptable_nat /sbin/modprobe ip_nat_ftp echo "1" > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward echo "1" > /proc/sys/net/ipv4/ip_dynaddr iptables -P INPUT ACCEPT iptables -F INPUT iptables -P OUTPUT ACCEPT iptables -F OUTPUT iptables -P FORWARD DROP iptables -F FORWARD iptables -t nat -F iptables -A FORWARD -i $EXTIF -o $INTIF -m state --state ESTABLISHED,RELATED -j ACCEPT iptables -A FORWARD -i $INTIF -o $EXTIF -j ACCEPT iptables -t nat -A POSTROUTING -o $EXTIF -j MASQUERADE
7.Supaya file internetsharing dapat dieksekusi maka lakukan
[root@adilinux ~]# chmod +x /etc/init.d/internetsharing
8. Supaya script tadi jalan secara otomatis ketika direstart maka lakukan hal dibawah
[root@adilinux ~]# update-rc.d -f internetsharing defaults
Adding system startup for /etc/init.d/internetsharing ... /etc/rc0.d/K20test -> ../init.d/internetsharing /etc/rc1.d/K20test -> ../init.d/internetsharing /etc/rc6.d/K20test -> ../init.d/internetsharing /etc/rc2.d/S20test -> ../init.d/internetsharing /etc/rc3.d/S20test -> ../init.d/internetsharing /etc/rc4.d/S20test -> ../init.d/internetsharing /etc/rc5.d/S20test -> ../init.d/internetsharing
9. Restart debian anda dan tunggu hingga masuk ke promt lagi, dan sambil menunggu kita setting terlebih dahulu jaringan lokal contohnya
IP Address 192.168.16.1 Broadcast 255.255.255.0 Gateway 192.168.16.100 (IP Komputer router yang telah kita buat) DNS 202.51.xxx.xxx # DNS Pemberian dari ISP 202.155.xxx.xxx # DNS dari ISP karena biasanya beri dua 10. Sekarang kita coba ping dari komputer client ke router menggunakan cmd dari menu run
Microsoft Windows XP [Version 5.1.2600] (C) Copyright 1985-2001 Microsoft Corp.
C:Documents and SettingsAdi Sumaryadi>ping 192.168.16.100
Pinging 192.168.16.100 with 32 bytes of data:
Reply from 192.168.16.100: bytes=32 time=1ms TT Reply from 192.168.16.100: bytes=32 time=1ms TT Reply from 192.168.16.100: bytes=32 time=1ms TT Reply from 192.168.16.100: bytes=32 time=1ms TT
Ping statistics for 192.168.16.100: Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 ( Approximate round trip times in milli-seconds: Minimum = 1ms, Maximum = 1ms, Average = 1ms
sekarang kita coba ping ke google
C:Documents and SettingsAdi Sumaryadi>ping google.c
Pinging google.com [72.14.207.99] with 32 bytes of da
Reply from 72.14.207.99: bytes=32 time=265ms TTL=235 Reply from 72.14.207.99: bytes=32 time=263ms TTL=235 Reply from 72.14.207.99: bytes=32 time=264ms TTL=235 Reply from 72.14.207.99: bytes=32 time=263ms TTL=235
Ping statistics for 72.14.207.99: Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% los Approximate round trip times in milli-seconds: Minimum = 263ms, Maximum = 265ms, Average = 263ms
Jika semuanya berhasil maka anda sudah selesai membuat router linux dengan debian, untuk pertanyaan bisa lewat komentar atau ke email
|
| Komentar |
 |
1 - Jum'at, 16 November 2007 22:05 WIB ibnu,mahasiswa di sarijadi bandung |
mas, kalo untuk di redhat dan ubuntu sama ngga dengan yg diatas?
dikosan saya servernya mau pake linux yg ada redhat ama ubuntu,
kalo bisa kirim lewat e-mail ya mas.
terima kasih |
 |
2 - Kamis, 05 Februari 2009 07:36 WIB icha,pelajar di solo |
mas klow bwad setting router d' FREE BSD gmana....??
mhon tutoriaLNa yaagh
tQ b4 |
 |
3 - Senin, 23 Februari 2009 10:52 WIB Lukman Hakim,PNS di Jl. Basuki Rahmat No. 56 |
| Terima Kasih settingannya |
 |
4 - Jum'at, 29 Mei 2009 19:39 WIB heru,Belajar Linux di Bekasi |
| Mas, saya pernah denger kalau pake Ubuntu kita juga bisa bikin jaringan Diskless ya? Taw caranya yang mudah ga mas? Spek servernya gimana, kalau misal kita ada 3 client. Trus setup clientnya gimana? kan ga ada hardisknya, setingnya gimana mas? Please kirim juga reply nya ke email ku ya. Thanks. Cerita pangandarannya menginatkan kawan saya Kisto yang asli pangandaran juga. Salut. |
 |
5 - Minggu, 11 Oktober 2009 19:23 WIB gustin,Pelajar di Loa Janan, Kaltim No27 |
| mas saya baru mengenal linux tapi saya sangat tertarik dengannya, mohon bantuannya donk bagaimana caranya membuat DNS Server di linux Ubuntu, kirim ke e-mail saya ya,,,, Trims |
 |
6 - Selasa, 01 Desember 2009 10:00 WIB adoel,pelajar di bojong baru rt03/02 64 |
mas,sya bru knl linux ajrin sya dund cr bikin jaringan linux debian virtovir
tlng y mas krm k almat email sya |
 |
7 - Sabtu, 19 Desember 2009 10:35 WIB gustin,pelajar di loa janan samarinda |
| gimana sich caranya buat samba server di linux debain,,, |
|
|
|
|
|