Tulisan
 
  Aktual dan Umum (10)
  Animasi Flash (1)
  Artikel (19)
  Browsing (5)
  Cerita dan Kisah (5)
  Cerita Lucu (3)
  Curhat (9)
  Data dan Internet Tutorial (2)
  HTML Tutorial (3)
  Islam dan Seputarnya (8)
  Java Programming (1)
  Java Script dan CSS (1)
  Linux dan Seputarnya (5)
  Networking dan Hardware (6)
  PHP Programming (14)
  Sudut Pandang (20)
  Teknologi Informasi (23)
  Tentang Database (2)
  Web Desain and Development (5)
  Windows dan Seputarnya (6)
 
Ngobrol Bareng Adi Sumaryadi langsung aja klik salah satu Messanger kesukaan anda:
Yahoo Facebook
Facebook Adi Sumaryadi

depanlastcomment
asyima puteri asyima puteri dalam Cintaku Kandas Juga Ditengah Jalan
Del Prio Del Prio dalam Tips Optimasi dan Mengontrol MySQL
ligan ligan dalam Pilihan Hosting Control Panel Gratis dan Opensource
sri sri dalam Mengedit Film Menggunakan Movie Maker
zacky zacky dalam Orang Jawa Cenderung Lebih Pede Ketimbang Orang Sunda
Judul
zacky
Tips Mengenal Tipuan Email Phising

Oleh : Adi Sumaryadi

Di zaman sekarang orang sudah familiar dengan yang namanya e-mail, dari anak-anak sampai orang dewasa pun sudah tahu apa itu namanya e-mail. Karena fasilitas yang satu ini banyak sekali kegunaanya, kita bisa kirim data, kirim foto, ataupun kirim aplikasi dengan hanya hitungan detik, menit ato jam. Dan ini lebih cepat dari pada kita memakai jasa travel.

Tapi di sisi lain e-mail juga bisa membuat kita kehilangan apa yang kita punya, dalam hal ini biasanya adalah uang. Dalam kesempatan ini kita akan membicarakan masalah yang kaitannya dengan e-mail. Masalah yang akan kita bahas adalah tentang E-mail Phising.

Sebelumnya kita harus mengerti apakah itu yang namanya e-mail phising itu?
“Phising merupakan teknik licik yang digunakan oleh pencuri dan hacker untuk menipu pengguna internet dengan cara mencuri informasi penting, biasanya hal ini berkenaan dengan informasi keuangan (nomor rekening dan kartu kredit) dan informasi login (ID dan password).

Biasanya sasaran para penjahat ini adalah, orang yang bertransaksi secara online melalui website perbankan. Dengan cara mereka membuat e-mail palsu yang sangat mirip sekali dengan e-mail resmi dari institusi keuangan. Biasanya isi pesan dari e-mail palsu ini sangat meyakinkan sekali, karena sangat mirip sekali dengan e-mail yang resmi. Sehingga orang yang tidak tahu pasti akan mengunjungi website tersebut.

Dan user yang sudah login ke website tersebut, pastinya akan mulai mengisikan formulir informasi tentang data pribadinya dan keuangannya. Maka informasi yang sudah tertulis tersebut sudah mulai masuk ke database penjahat atau hacker tersebut, dengan demikian para penjahat tersebut dengan sangat leluasa memindahkan data-data atau isi rekening tersebut ke rekening si penjahat tersebut. Biasanya orang yang sudah tertipu tersebut baru menyadarinya saat dirinya mendapatkan atau menerima surat pernyataan dari bank atau penerbit kartu kreditnya tersebut.

Sebaiknya untuk menghindari penipuan terhadap e-mail phising ini, kita harus mengerti beberapa tips agar kita tidak tertipu. Berikut ada beberapa tips dari kami, semoga tips tersebut dapat membantu anda.

  1. Jangan langsung membalas e-mail yang berasal dari insitusi keuangan, sebelum itu coba hubungi dulu pihak bank anda untuk memastikan kebenaran e-mail tersebut.
  2. Perhatikan kesalahan ketik atau tata bahasa yang kurang tepat pada pesan e-mail yang telah dikirimkan.
  3. Cermati simbol @ pada alamat website yang tertera pada pesan e-mail. Bisa jadi alamat website tersebut bertuliskan: www.namabank.com@www.hackersite.com. Browser tidak akan memproses semua tulisan sebelum simbol “@”. Jadi, pencuri bisa saja meletakkan alamat website pribadinya setelah simbol “@”. Website tersebutlah yang akan anda kunjungi, untuk itu sebaiknya selalu perhatikan alamat website yang tertera pada link.
  4. Biasanya beberapa karakter dalam alamat website bank bisa diganti dengan karakter yang hampir sama. Sebagai contoh, huruf L diganti dengan angka “1″. Kedua karakter ini sekilas terlihat sama. Website www.paypal.com mungkin bisa diubah menjadi paypa1.com dan anda mungkin tidak menyadari perbedaan ini.
  5. Saat website bank ditampilkan, perhatikan icon gembok yang berda di bagian bawah browser Website. Jika ada, berarti website tersebut aman. Jika icon gembok tidak ada, segera tutup browser tersebut.

 


Cetak Tulisan Kirim Keteman Arsip Share ke Facebook


Tulisan lainnya :
- Mengenal Virus pada File Dokumen
- Mengedit Film Menggunakan Movie Maker
- Download Website Sekaligus Menggunakan HTTrack Website Copier
- Lynx Browser untuk Microsoft Windows
- Photo Liburanku di Bali
Komentar
Nama Email
Alamat Pekerjaan
Homepage / Blog Notifikasi
Komentar

Masukan kata yang ada dalam gambar diatas
Kunjungan 1.042.042 klik
Website ini dibuat dan dimaintenance oleh Adi Sumaryadi 2007